Fadhil Arief Dorong Sinergi OPD, Pertumbuhan Ekonomi Batanghari Naik 2,99 Persen

BATANGHARI, BITNews.id – Pemerintah Kabupaten Batanghari di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati Bakhtiar terus mencatatkan kemajuan di berbagai sektor pembangunan. Komitmen untuk membangun Batanghari secara menyeluruh tercermin dari peningkatan sinergi antarlembaga pemerintahan yang semakin solid.

Fadhil Arief, yang kini menjalani periode kedua sebagai Bupati Batanghari, menegaskan pentingnya kerja kolaboratif antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan efektivitas program dan percepatan pembangunan.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Terbitkan Maklumat Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan

“Sinergi antar-OPD bukan hanya slogan, tapi wujud nyata kerja bersama untuk mencapai tujuan pembangunan daerah secara maksimal,” ujarnya saat menerima rilis Berita Resmi Statistik (BRS) dari Badan Pusat Statistik (BPS) Batanghari terkait pertumbuhan ekonomi tahun 2024.

Kepala BPS Batanghari, Hartono, yang hadir langsung di ruang kerja bupati, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batanghari tercatat meningkat sebesar 2,99 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris: Keluarga Fondasi Pembentukan Pendidikan Anak Berkualitas

Dari sisi produksi, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, yang mencapai angka 43,25 persen. Capaian ini menunjukkan peran penting sektor primer dalam menopang ekonomi daerah.

Bupati Fadhil Arief menekankan pentingnya pelaporan data yang akurat dari setiap OPD dan instansi terkait kepada BPS, guna mencegah kesenjangan data yang dapat menghambat proses perencanaan pembangunan.

Baca Juga :  Konser Perdana di Jambi, Denny Caknan Sukses Hibur Ribuan Penonton

“Semua OPD harus meningkatkan sinergisitas dan menyampaikan laporan sesuai bidang masing-masing kepada BPS. Data yang akurat adalah fondasi kebijakan yang tepat,” tegasnya.

Pemkab Batanghari berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi lintas sektor dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Adv)