Gagasan ‘Bumi Merah Putih’ Bengkulu Kian Menguat, Sejumlah Gubernur Beri Dukungan

BENGKULU, BITNews.id – Gagasan menjadikan Bengkulu sebagai “Bumi Merah Putih” mendapat dukungan luas dari sejumlah gubernur di Indonesia. Konsep ini bukan sekadar julukan, tetapi merefleksikan peran Bengkulu dalam sejarah perjuangan bangsa.

Dukungan tersebut mengemuka dalam penutupan Retret Kepala Daerah di Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (28/2).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Bengkulu memiliki tempat istimewa dalam sejarah nasional. Ia menyoroti peran Bengkulu sebagai tanah kelahiran Fatmawati, Ibu Negara yang menjahit bendera pusaka yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan 1945.

“Bengkulu adalah tanah kelahiran Ibu Negara Fatmawati, perempuan yang dengan tangannya sendiri menjahit bendera pusaka. Itu adalah jasa yang luar biasa. Saya sepenuhnya mendukung Bengkulu menjadi daerah khusus untuk Merah Putih,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Angkutan Batu Bara Penyebab Utama Kemacetan Lalu Lintas di Jambi

Gubernur Jambi, Al Haris, turut menyampaikan dukungan dengan menegaskan bahwa Fatmawati bukan sekadar simbol perjuangan, tetapi juga perwujudan cita-cita kemerdekaan yang lahir dari tangan perempuan Bengkulu.

“Menjahit bendera bukan sekadar keterampilan, tetapi juga perwujudan cita-cita besar tentang kemerdekaan. Bengkulu pantas mengangkat identitas ini sebagai bagian dari sejarah bangsa,” kata Al Haris.

Baca Juga :  Perkuat SDM dan Digitalisasi, Sinsen Siapkan Strategi AHASS 2026

Senada dengan itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menekankan bahwa julukan “Bumi Merah Putih” bagi Bengkulu bukan hanya layak, tetapi juga selayaknya diresmikan sebagai bagian dari identitas nasional.

“Bukan kebetulan bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan adalah hasil jahitan putri Bengkulu. Identitas ini harus terus dihidupkan agar generasi penerus tidak melupakan sejarah,” tegas Herman Deru.

Dukungan dari para gubernur ini mendapat respons positif dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang mengapresiasi perhatian terhadap usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa gagasan ini bukan hanya untuk Bengkulu, tetapi juga untuk menjaga semangat kebangsaan dan nilai-nilai kemerdekaan agar terus dikenang.

Baca Juga :  Impian Prajurit Miliki Rumah Pribadi Terwujud

“Ini bukan sekadar soal Bengkulu, tetapi bagaimana kita merawat semangat kebangsaan dan memastikan nilai-nilai kemerdekaan tetap hidup. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” ujar Helmi Hasan.

Dengan dukungan yang semakin kuat, upaya menjadikan Bengkulu sebagai “Bumi Merah Putih” semakin mendapat momentum. Identitas ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi juga pengingat akan peran besar Bengkulu dalam perjalanan sejarah Indonesia. (Ptr/Adv)