Pemdes Pandan Lagan Masuk Predikat 9 Desa Terbaik dalam Penyaluran BLT DD Tahun 2020

BITNews.id Salah satu program dari
Kementerian Desa bagi keluarga terdampak virus corona adalah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanjung Jabung Timur (OPMO Tanjabtim) terdapat 9 desa terbaik dalam penyaluran BLT DO tahun 2020.

Kepala DPMD Drs Berilyan, mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, terdapat 9 desa dengan kategori penyaluran BLT DD 2020 terbaik.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Buka Turnamen Mini Soccer ANTARA Cup 2024

Dari 73 desa tersebut, 9 diantaranya memperoleh predikat Desa dengan penyaluran BLT DD terbaik di kabupaten Tanjung Jabung timur dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

“Ada sembilan desa yang mendapatkan
penghargaan dari Kemendes PDTT sebagai desa yang berprestasi menyalurkan BLT DD dengan lancar” ucapnya.

9 Desa tersebut yaitu:

Desa Lambur 1,Sutar

Desa Simpang Jelita, Adl Yanto

Desa Rantau Rasau 1 Deni Permana

Desa Sido Mukti, Sutrisno

Baca Juga :  Bupati Batang Hari Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk 10.428 Siswa

Desa Catur Rahayu, Suprianto

Desa Pematang Rahim, M Dong

Desa Lagan Tengah, M Yusuf

Desa Pandan Makmur, Ansari

Desa Pandan Lagan, Winarno

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala DPMD Drs Bentyan, kepada Kepala Desa tersebut di Kantor DPMD Tanjab Timur

Sementara itu, Kepala Desa Pandan Lagan, Winarno saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengungkapkan, terimakasih kepada TNI Polri yang selama ini telah bekerja dan mengawal dalam penyaluran BUT DD dari tahap pertama di tahun anggaran 2020 lalu Sehingga BLT DD dapat tersalurkan kepada masyarakat tepat sasaran dan bermanfaat, serta sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  SPMB 2025/2026: Gubernur Al Haris Pastikan Proses Tanpa Intervensi

Kami segenap pemerintah Desa mengucapkan terimakasih kepada TNI-Polri yang ikut terlibat mengawal dalam penyaluran BLT DD, dan kepada seluruh relawan covid 19 yang ada di desa-desa yang selalu siaga bekerja 24 jam agar tidak terjadi penularan covid 19 kepada masyarakat,” ungkap kades Winarno. (hen/adv)