BENGKULU,BITNews.id – Zainal, seorang politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dari DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Daerah Kepahiang, memiliki prinsip hidup untuk menjadi orang yang bermanfaat dan baik bagi masyarakat.
Sebelum memulai kariernya sebagai politisi, Zainal adalah seorang wirausaha setelah lulus kuliah di tahun 1995. Namun pada tahun 1998, diajak oleh temannya, Rio Capella, yang juga seorang politisi untuk mencoba menjadi calon legislatif (caleg) di kursi Wakil Rakyat.
“Namun pada saat itu saya belum mau, karena masih fokus menata ekonomi dagangan hasil bumi,” kata Zainal pada jurnalis, Jumat (17/11/2023) sore di DPW PKB.
Zainal telah memulai perjalanan politiknya sebagai wakil rakyat sejak tahun 2004, dan telah memiliki banyak pengalaman di dunia perpolitikan. Pada tahun 2004, Zainal pertama kali maju sebagai calon legislatif dan berhasil mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Kepahiang.
Pada saat itu, untuk menjadi Ketua DPRD bukanlah dengan sistem memperoleh kursi terbanyak, sehingga Zainal memberanikan diri untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang setelah konsolidasi dengan teman-teman di DPRD terlebih dahulu.

“Alhamdulillah, saya diberi amanah kawan-kawan Politisi waktu itu sebagai Ketua DPRD Kepahiang yang pertama. Lalu, pada 2009, saya mencalonkan diri lagi dan berhasil mendapatkan kursi lagi,” ujar Zainal.
Pada Pemilihan Umum 2014, Zainal kembali mendapatkan kursi di DPRD dan ingin melangkah ke Provinsi. Namun, instruksi dari Partai PKB belum merestui, dan mengamanatkan agar Zainal masih mengabdi di Kabupaten Kepahiang.
“Pada tahun 2019, jika belum diminta untuk ke DPRD Provinsi, saya akan istirahat. Namun ternyata mendapat mandat untuk ke Provinsi, dan Alhamdulillah berhasil mendapatkan kursi dengan suara terbanyak. Saya terpilih kembali dan oleh Partai Kebangkitan Bangsa, kita diberikan kepercayaan untuk menduduki amanah kursi Ketua Fraksi PKB di DPRD Provinsi Bengkulu,” ungkap Zainal dengan penuh optimisme.
Prinsip hidup Zainal adalah berusaha untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat. Motto ini, ia dapatkan setelah beberapa tahun terjun dan aktif berorganisasi, dimulai pada tahun 1990 saat ia lulus dari Universitas Negeri Bengkulu (UNIB) dan bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Kosgoro. Di dalam Kosgoro, ia mulai berbaur dengan masyarakat. (Ptr/Adv)
