JAMBI, BITNews.id – Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Jambi serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera IV melaksanakan kegiatan Rabu Berkah, bertempat di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (9/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak bagi masyarakat Provinsi Jambi.
Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., (Hesti Haris) menyampaikan bahwa kegiatan Rabu Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian TP-PKK kepada masyarakat. Selain berbagi sarapan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait kondisi lingkungan dan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Untuk minggu depan nanti akan kami sampaikan pengumumannya. Kalau kondisi kabut masih seperti ini, kemungkinan kegiatan akan kita liburkan sementara sampai kondisi benar-benar bersih dan membaik,” ujar Hesti Haris.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak mengingat sebagian masyarakat saat ini mengalami keterbatasan air bersih.
“Imbauan saya sekali lagi, mari bijak menggunakan air. Saat ini sudah banyak masyarakat yang tidak mendapatkan air yang mengalir sampai ke rumahnya,” katanya.
Hesti Haris juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Sampah organik yang dapat terurai, menurutnya, dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk, sementara sampah lainnya perlu dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai ada pembakaran sampah. Kita harus benar-benar waspada. Apalagi dalam kondisi cuaca seperti sekarang, api sangat mudah menyebar,” tegasnya.
Hesti Haris mencontohkan kondisi kebakaran yang terjadi di wilayah Tanjung Jabung Timur. Panas api yang tinggi membuat bara atau percikan api dapat berpindah dan menyebabkan bangunan yang berada cukup jauh dari titik awal kebakaran ikut terdampak.
Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan, termasuk mengingatkan anggota keluarga yang merokok agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.
“Mari saling mengingatkan dan mari kita berdoa agar kondisi ini segera kembali pulih. Untuk Provinsi Jambi, bahkan Indonesia, mari kita tidak hanya mengeluh atau menghujat, tetapi juga memohon kepada Allah agar diberikan kebaikan dan keselamatan bagi kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Jambi, Nasrul, S.T., M.T., mengatakan, kondisi cuaca saat ini membutuhkan perhatian dan kewaspadaan bersama. Menurutnya, persoalan kecil yang dibiarkan dapat berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, terlebih dalam penanganan bencana dan lingkungan permukiman.
Ia mengajak masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik, termasuk memanfaatkan sampah yang dapat ditimbun atau diolah sehingga tidak menjadi sumber persoalan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Nasrul juga menjelaskan sejumlah program perumahan dan kawasan permukiman yang tengah dan akan dilaksanakan di Provinsi Jambi.
Program tersebut antara lain relokasi akibat bencana, relokasi program pemerintah, pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana, program bedah rumah, penyediaan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), serta penataan kawasan kumuh.
“Kita berharap seluruh program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi,” ujarnya.
Untuk program Bantuan Bedah Rumah Provinsi Jambi, Nasrul menyampaikan bahwa saat ini Dinas Perkimtan sedang melakukan tahapan verifikasi calon penerima bantuan.
“Untuk tahun ini ada sekitar 550 unit yang kita laksanakan di Provinsi Jambi. Insya Allah pada Oktober sudah mulai berjalan,” jelasnya.
Sementara itu juga, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera IV, Yenni Sofyan Mora, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, program yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kini menjadi bagian dari program bedah rumah sesuai kebijakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Memang kami di sini berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami bersama pemda dan CSR membangun rumah tidak layak huni menjadi rumah yang lebih layak bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” ungkap Yenni.
Selain program bedah rumah, BP3KP Sumatera IV juga melaksanakan sejumlah kegiatan penataan kawasan permukiman dan pembangunan perumahan di Provinsi Jambi. Di antaranya penataan kawasan kumuh di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Yenni menegaskan bahwa pelaksanaan program perumahan membutuhkan sinergi berbagai pihak, tidak hanya pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perbankan serta masyarakat.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan rumah di Provinsi Jambi,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, TP-PKK, dunia usaha, perbankan, CSR serta masyarakat, diharapkan semakin banyak masyarakat Jambi yang dapat menikmati hunian yang layak, aman dan sehat.
Kegiatan Rabu Berkah TP-PKK Provinsi Jambi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut kepedulian sosial, lingkungan, kesehatan, keselamatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Adv)
