Sinergi Dua Kabupaten, Pemkab Batang Hari dan Sarolangun Tandatangani MoU

JAMBI,BITNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari dan Pemkab Sarolangun resmi menandatangani kesepakatan kerja sama strategis di Aula Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Jumat (8/8/2025).

Kesepakatan ini menjadi landasan formal untuk memperkuat sinergi pembangunan, mempercepat pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kerja sama tersebut meliputi berbagai urusan pemerintahan wajib, baik yang berkaitan maupun tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, serta Permendagri Nomor 22 Tahun 2020.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bengkulu Ajak Masyarakat Awasi Proses Demokrasi dengan Ketat

Sektor yang tercakup antara lain pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan sosial, tenaga kerja, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, ketahanan pangan, pertanahan, lingkungan hidup, administrasi kependudukan, pemberdayaan masyarakat, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, serta perhubungan.

Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan camat. Dalam sambutannya, Fadhil menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemkab Sarolangun.

Baca Juga :  Penumpang Speed Boat Penyeberangan Pelabuhan Ampera Terjamin Jasa Raharja

“Terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran yang telah menyambut kami dengan hangat dan penuh kekeluargaan,” ujar Fadhil.

Ia menegaskan, kesepakatan ini harus ditindaklanjuti secara nyata agar memberikan manfaat optimal bagi kedua daerah.

Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan harapan serupa. “Kami berharap berbagai bidang dapat disinergikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua daerah,” ucapnya.

Baca Juga :  Lakalantas Mini Bus VS Angkutan Batubara, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Kesepakatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi antar daerah yang efektif dalam memperkuat pelayanan publik dan pembangunan di Provinsi Jambi. (Adv)