Tak Beres Atasi Jalan Rusak, Anggota DPRD Bengkulu Minta Bupati Kepahiang Mundur

BENGKULU,BITNews.id – Lagi-lagi akibat jalan rusak parah, jenazah seorang kakek terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Minggu, (4/6/23).

Sebelumnya sang kakek dievakuasi warga kerumah sakit menggunakan tandu dengan berjalan kaki sejauh 13 kilometer. Namun sang kakek meninggal dunia sesaat setelah mendapat perawatan.

Pasca viral jenazah kakek Sukur (64). Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Ketua Fraksi Partai Golkar Sumardi, meminta agar Bupati Kepahiang mengundurkan diri dari jabatannya apabila tak sanggup mengatasi persoalan jalan rusak di Desa Langgar Jaya.

Baca Juga :  Diskominfo Provinsi Jambi Dorong Peningkatan Kualitas Media Lokal Menuju Standar Provinsi dan Nasional

“Kalau merasa tidak mampu jadi Bupati (Kepahiang). Hari ini saja langsung mengundurkan diri atau cari solusi jalan keluarnya,” kata Sumardi, Rabu (7/6/23).

Sumardi berharap agar Bupati Kepahiang mencari solusi terkait perbaiki jalan tersebut agar segera diatasi.

“Jadi Bupati Kepahiang, saya harapkan tenang, kalau tidak ada dana adakanlah loby agar supaya bisa segera dibangun jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Siap Hadapi Kasus Hukum, Pihak Senat Unbari Sarankan Cukup Proses Mediasi

Lanjut Sumardi, hingga saat ini Bupati Kepahiang juga belum ada meminta perbaikan jalan di desa Langgar Jaya kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu.

“Perlu dicatat ya, belum pernah Bupati Kepahiang itu minta kepada gubernur untuk perbaiki jalan itu, tidak pernah, kenapa saya katakan tidak pernah, karena surat resminya tidak ada,” tutup Sumardi. (Adv)

Baca Juga :  TKD Prabowo-Gibran Provinsi Jambi Diperkuat Dua Relawan Baru