Tingkatkan Produksi Padi, Ketua Komisi II DPRD Bengkulu Dorong Pemda Bangun Jaringan Irigasi

BENGKULU,BITNews.id – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM, kembali mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) di provinsi dan kabupaten/kota untuk membangun jaringan irigasi air tanah atau memberikan bantuan pembuatan sumur bor pada petani padi.

Menurutnya, tidak seluruh areal persawahan milik petani di Provinsi Bengkulu memiliki aliran air dari saluran jaringan irigasi.

Pembuatan sumur bor di areal sawah petani padi merupakan salah satu solusi strategis untuk memecahkan masalah tersebut. Sebab, masih banyak sawah-sawah petani yang merupakan sawah tadah hujan dengan sumber air yang mengandalkan hujan.

Baca Juga :  Personel Gabungan Polda Jambi Berikan Bantuan Nasi Kotak kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Kondisi ini mengakibatkan semua areal yang dijadikan lahan usaha tak terkelola, terutama pada saat musim kemarau ketika sumber air lebih sedikit.

“Hal sedemikian harus dijadikan perhatian serius oleh pemda, dan itupun kalau pemda serius memihak pada kepentingan petani,” tegas Jonaidi saat dikonfirmasi, Selasa (21/11/2023).

Menurutnya, pembangunan jaringan irigasi air tanah melalui pembuatan sumur bor dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan petani sawah tadah hujan, dan hal ini dapat dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Baca Juga :  Kasrem 042/Gapu Buka FGD Tentang Latihan Penanggulangan Bencana Bencana Alam

Oleh karena itu, Jonaidi mendorong agar pemda di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah bagi areal persawahan petani yang masih mengandalkan curah hujan sebagai sumber air utama.

“Kita berharap pemda dapat segera mengalokasikan anggarannya. Ini juga merupakan salah satu langkah untuk membantu petani dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.

Baca Juga :  Kawasan Gambut Londerang Kembali Terbakar, Gubernur Al Haris Turun ke Lokasi dan Uji Zat Pemadam Api Gambut

Dengan langkah ini, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Bengkulu dan memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut. (Ptr/Adv)