JAMBI,BITNews.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat volume lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) masih relatif tinggi seiring dimulainya fase arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Berdasarkan pemantauan hingga 26 Desember 2025, total trafik harian di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 128.065 kendaraan, meningkat 35,95 persen dibandingkan kondisi normal.
Hutama Karya menyampaikan, meskipun terjadi penyesuaian dibandingkan puncak arus mudik, sejumlah ruas utama JTTS masih menunjukkan peningkatan signifikan. Pemantauan intensif dilakukan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol selama masa peralihan arus mudik menuju arus balik.
Pada ruas Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka), tercatat sebanyak 16.236 kendaraan melintas atau meningkat 17,71 persen dibandingkan trafik normal. Sementara itu, ruas Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) dilalui 15.552 kendaraan, naik 5,22 persen.
Di wilayah Sumatera bagian tengah, trafik pada ruas Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) mencapai 8.424 kendaraan atau meningkat 66,38 persen. Adapun ruas Bengkulu–Taba Penanjung mencatat 2.383 kendaraan, naik 24,37 persen dibandingkan hari biasa.
Peningkatan juga tercatat di ruas Pekanbaru–Dumai dengan 16.896 kendaraan atau naik 12,50 persen, serta ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar sebanyak 7.851 kendaraan, meningkat 45,98 persen. Di Sumatera Utara, ruas Indrapura–Kisaran dilalui 12.618 kendaraan atau naik 45,82 persen.
Ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita mencatat trafik tertinggi dengan 31.808 kendaraan, meningkat 77,73 persen dibandingkan trafik normal. Sementara itu, ruas Binjai–Pangkalan Brandan dilalui 11.445 kendaraan, naik 34,89 persen, dan ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat 4.852 kendaraan atau meningkat 50,96 persen.
Berbeda dengan ruas lainnya, trafik di Tol Padang–Sicincin tercatat 1.716 kendaraan, turun 37,07 persen dibandingkan kondisi normal. Penurunan ini disebabkan terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.
Selain ruas operasional, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol fungsional selama periode Nataru 2025/2026. Pada 26 Desember 2025, ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilalui 1.686 kendaraan, sementara ruas Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) mencatat 2.541 kendaraan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di JTTS selama libur Nataru melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum perjalanan.
Pengguna jalan tol diingatkan untuk beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk, serta memastikan kartu uang elektronik berfungsi dengan baik dan memiliki saldo yang cukup.
Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan JTTS dapat diakses melalui akun media sosial resmi @hutamakaryatollroad maupun aplikasi HK Toll Apps. (*)








Discussion about this post