Arus Balik Nataru, Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Per 1 Januari 2026 Naik 65 Persen

JAMBI,BITNews.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada fase arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Pada Kamis (1/1/2026), total volume lalu lintas (VLL) di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 147.780 kendaraan, atau naik 65,00 persen dibandingkan trafik normal.

Peningkatan trafik tersebut terjadi seiring masih tingginya mobilitas masyarakat pascapergantian tahun, terutama pada ruas-ruas penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Hutama Karya menyatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode arus balik.

Berdasarkan data Hutama Karya, sejumlah ruas tol mencatat lonjakan trafik yang cukup tinggi. Di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, tercatat 16.929 kendaraan, meningkat 26,76 persen dibandingkan kondisi normal. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih dilintasi 17.382 kendaraan, naik 36,63 persen.

Baca Juga :  Kurun Waktu Sebulan, Satresnarkoba Polres Batanghari Amankan 14 Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Sementara itu, Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) mencatat 8.178 kendaraan atau meningkat 73,08 persen. Lonjakan signifikan juga terjadi di Tol Bengkulu–Taba Penanjung dengan 3.970 kendaraan, atau melonjak 132,71 persen dibandingkan trafik normal.

Di wilayah Riau, Tol Pekanbaru–Dumai dilintasi 19.457 kendaraan atau naik 37,96 persen, sedangkan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat 10.117 kendaraan, meningkat 129,41 persen. Untuk Tol Indrapura–Kisaran, trafik mencapai 13.238 kendaraan, naik 63,88 persen.

Ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita mencatat trafik tertinggi dengan 38.905 kendaraan, atau meningkat 99,49 persen dibandingkan kondisi normal. Adapun Tol Binjai–Pangkalan Brandan dilintasi 11.939 kendaraan, naik 49,99 persen.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu: Sinergi dan Soliditas Kunci Stabilitas Keamanan dan Kelancaran Pembangunan Daerah

Berbeda dengan ruas lainnya, Tol Padang–Sicincin mencatat 1.847 kendaraan, atau turun 16,16 persen dari trafik normal. Penurunan tersebut disebabkan terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.

Selain ruas tol beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol fungsional selama periode Nataru. Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Seulimeum–Padang Tiji, yang dioperasikan secara fungsional sejak 7 Desember 2025, dilintasi 3.027 kendaraan pada 1 Januari 2026. Pengoperasian fungsional ruas ini berlaku 24 jam dan diperpanjang hingga 8 Januari 2026.

Sementara itu, Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) yang difungsionalkan sejak 20 Desember 2025 mencatat trafik 3.048 kendaraan.

Baca Juga :  DPW Gemasaba Jambi Dukung Peningkatan Sumber Daya Manusia Lewat Pelatihan Barista

Seiring masih berlangsungnya arus balik, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diminta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah atau mengantuk.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan pihak terkait. Informasi terkini seputar kondisi trafik dan layanan tol selama periode Nataru dapat dipantau melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps. (*)