BNN Kota Jambi Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Generasi Muda

JAMBI,BITNews.id – Maraknya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan berbahaya (Obaya) oleh pelajar hingga mahasiswa terus meningkat. Rasa keingintahuan yang cukup tinggi oleh generasi muda kerap menjadi suatu hal yang negatif bahkan merugikan.

Untuk mencegah hal tersebut Badan Narkotika Nasional (BNN) Jambi kembali memberikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada generasi muda di SMA An-Nahl Kota Jambi, pada Jumat (17/03/2023).

Kegiatan sosialisasi yang diikuti Sekitar 100 peserta ini terdiri dari guru, siswa, dan pihak kepolisian. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar generasi muda yang menggunakan narkotika diakibatkan oleh adanya peer pressure atau tekanan dari rekan sebaya.

Baca Juga :  Al Haris Apresiasi Paskibraka Provinsi Jambi

Peer pressure dapat diartikan sebagai tekanan yang diperoleh seseorang untuk melakukan hal yang sama seperti orang lain pada usia dan kelompok sosial tertentu agar disukai atau dihargai. Hal inilah, yang mengakibatkan anak-anak muda terjerat narkotika.

Kepala BNN Kota Jambi AKBP Katino mengimbau kepada generasi muda untuk tidak menggunakan narkotika hanya karena ingin terlihat keren.

Baca Juga :  Tim Gabungan Polda Jambi Gelar Razia Narkoba di Pulau Pandan

“Jadi, anak-anak muda ini akan merasa bahwa mereka itu jagoan, dia merasa hebat, kalau dia menggunakan narkotika. Jadi, paling banyak karena ajakan teman, kemudian sesudah itu baru nanti masuk bandar-bandar kecil narkotika ini untuk menjual narkotika,” ucap AKBP Katino Kepala BNN Kota Jambi.

Dalam sosialisasi ini juga memaparkan pentingnya untuk membentengi para remaja dari narkoba, BNN melakukan pencegahan di lingkungan pendidikan melalui pengembangan kemampuan aksi nyata.

Baca Juga :  Sebanyak 14 WBP Mendapat Remisi Kemerdekaan, Bupati Blitar: Jangan Pernah Kembali Menjadi Penghuni Lapas

“Seluruh peserta mendapatkan informasi dan edukasi dari berbagai pemateri yang dibekali kemampuan dalam mengenali lingkungan, bahanya penyalahgunaan narkoba, serta mengajak diri untuk menolak narkoba,” tutur Katino.

Tindakan ini merupakan strategi untuk menjaga lingkungan sekolah dengan memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba bagi generasi milenial.

“Kita harap para siswa untuk mengikuti penyuluhan bahaya Narkoba ini dengan serius, antusias sehingga upaya yang kita lakukan ini diharapkan bisa membangun kemampuan dan ketahanan diri dari pengaruh narkoba,” tutup nya. (Hn)