Bupati Batanghari Targetkan Peningkatan Literasi dan Numerasi di 2025

BATANGHARI, BITNews.id – Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menegaskan pentingnya literasi sebagai fondasi utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Literasi merujuk pada kemampuan individu untuk membaca, menulis, memahami, menginterpretasikan, serta menggunakan informasi secara efektif,” ujar Fadhil dalam sebuah kesempatan.

Menurut Bupati dua periode itu, literasi tidak hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup keterampilan berpikir kritis, berkomunikasi, serta memahami konteks informasi yang diterima. Tanpa literasi yang memadai, seseorang akan sulit berkembang dan tertinggal sejak usia dini.

Baca Juga :  Temui Pendemo, Waka DPRD Pinto: Aspirasi Mahasiswa Akan Kita Sampaikan ke Pusat

“Kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan sangat penting untuk meraih kesuksesan di sekolah. Jika kita kesulitan dalam hal ini, artinya kita juga kesulitan belajar. Ini akan memengaruhi rasa percaya diri dan harga diri,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Batanghari, lanjut Fadhil, pada tahun 2025 menargetkan peningkatan signifikan terhadap indeks literasi dan numerasi masyarakat.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Jambi Perpanjang Penyetopan Aktivitas Angkutan Batubara

“Literasi yang baik akan membantu individu dalam memahami dan mengolah informasi secara efektif. Ini sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga mengibaratkan kemampuan literasi seperti keterampilan dokter dalam mendiagnosis penyakit.

“Orang yang cerdas akan mampu mengenali inti persoalan. Seperti dokter yang tahu penyakit pasiennya, maka dia akan bisa menentukan obat yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Giat Pemulihan Ekonomi, Rocky Candra  Adakan Pelatihan dan Salurkan Bantuan Alat Produksi Kepada UKM se-Kota Jambi

Fadhil juga menambahkan, individu yang memiliki literasi tinggi tidak akan mudah terjebak dalam hoaks atau informasi menyesatkan.

“Orang dengan SDM yang baik adalah mereka yang memiliki literasi baik. Mereka tidak mudah percaya dengan fitnah atau informasi yang tidak berdasar,” pungkasnya. (Adv)