Calon Gubernur Kepri Berkomitmen Tingkatkan Anggaran Beasiswa Mahasiswa

KEPRI, BITNews.id  – Calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Ansar Ahmad, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program beasiswa bagi mahasiswa jika terpilih dalam Pilkada Serentak 2024.

Pernyataan tersebut disampaikannya di Kota Tanjungpinang pada Selasa (22/10/2024).

“Insya Allah, program beasiswa akan kita lanjutkan. Kami juga akan upayakan supaya kuota penerimanya bertambah,” ujar Ansar.

Ia menambahkan bahwa untuk merealisasikan program tersebut, peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diintensifkan guna meningkatkan sektor pendapatan Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Al Haris Dorong Masyarakat Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Sungai Penuh

“Anggaran beasiswa itu cukup besar, dan kuota saat ini sebanyak 1.500 orang masih dianggap kurang. Oleh karena itu, kami akan terus mendorong peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” paparnya.

Selain itu, Ansar juga berencana memangkas sejumlah program seremonial, termasuk rapat dan kegiatan lain yang tidak berdampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga :  17 Pejabat Eselon II Dilantik, Berikut Nama-namanya

Ia menjelaskan bahwa langkah ini telah diterapkan selama tahun anggaran 2024, di mana perjalanan dinas dari seluruh OPD telah dikurangi dan anggarannya dialokasikan untuk program beasiswa dan SPP gratis.

“Pada tahun 2024 ini, kami sudah melakukan pemangkasan perjalanan dinas dan mengalihkan dana tersebut untuk program beasiswa dan SPP gratis,” tuturnya.

Program beasiswa pertama kali diluncurkan oleh Ansar Ahmad pada tahun anggaran 2022 dan terus berjalan hingga tahun 2024.

Baca Juga :  Daftar Pindah Pilih di Pemilu 2024 Jambi Meningkat, Ini Penejelasan Komisioner KPU 

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa asal Kepri, dari jenjang DIII hingga S1, untuk mendaftar dan meraih beasiswa. Setiap mahasiswa yang lulus seleksi berhak mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 3 juta selama setahun dari Pemprov Kepri.

Acara tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, Haluan, dan masyarakat setempat.