Camat Frans : Sejak Awal Covid, Sadu Zona Hijau

BITNews.id – Frans Aprianto, Camat Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur menegaskan wilayahnya tidak pernah zona merah. Hari ini, Senin 26 Juli, Sadu untuk pertama kali ditetapkan zona kuning.

“Itu pun kami pertanyakan dari mana datanya,” kata Frans.

Dijelaskan Frans, Sadu adalah satu-satunya kecamatan di Tanjab Timur yang bertahan di zona hijau. Pihak satgas covid Kecamatan sangat intens mendata kemungkinan munculnya kasus covid – 19, bahkan saat pembatasan belum dilaksanakan Sadu lah yang berinisiatif selektif pada warga pendatang. Setiap warga yang keluar masuk wajib melapor ke satgas. Aktivitas warga juga dibatasi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga :  Safari Ramadhan ke Lebong, Gubernur Rohidin Disambut Antusias Masyarakat

“Catatan kami sejak covid merebak, hanya tiga kasus yang melibatkan warga Sadu, itu tidak satupun yang terjadi di Sadu,” jelas Camat Frans.

“Semua yang terkena memang warga Sadu tapi saat mereka berada di Kota Jambi,” tambahnya.

Frans menambahkan, baru hari ini kasus Covid yang melibatkan warga Sadu terkonfirmasi empat kasus.

Baca Juga :  Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Kesiapan Penanganan Karhutla dan Tata Kelola Energi Jambi

Ia pun enggan menanggapi soal pemberitaan terkonfirmasinya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi terjangkit Covid – 19, usai mendampingi kunjungan Gubernur Jambi pada 15 Juli lalu.

“Saya tidak mau mengomentari pemberitaan tersebut, bisa saja hal itu benar beliau terkena usai dari Sadu, tapi kan tidak dikatakan terjangkitnya di Sadu, saya pastikan Sadu hingga kunker pak gubernur lalu masih dalam zona hijau,” tutupnya.(hen)

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Terima Kunjungan Audiensi Tim Universitas Jambi