JAMBI,BITNews.id – Komandan Resor Militer (Danrem) 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc. menghadiri acara Penyerahan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi perusahaan-perusahaan di Provinsi Jambi.
Kegiatan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (10/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.
Acara tersebut juga diikuti oleh para pimpinan perusahaan penerima penghargaan, pejabat Forkopimda, serta perwakilan instansi pemerintah dan dunia usaha yang bergerak di bidang ketenagakerjaan dan keselamatan kerja.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan tenaga kerja. Ia menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 28 perusahaan penerima Penghargaan Zero Accident (nihil kecelakaan kerja), serta 10 perusahaan yang memperoleh apresiasi atas keberhasilan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.
“Prestasi ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk meningkatkan penerapan standar K3,” ujar Al Haris.
Sementara itu, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto menyampaikan bahwa penerapan K3 bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi juga bagian penting dalam membangun ekosistem kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan TNI untuk memastikan setiap tenaga kerja terlindungi dalam aktivitasnya,” kata Heri Purwanto.
Ia menambahkan, penerapan K3 yang konsisten akan mendukung peningkatan produktivitas tenaga kerja dan menjadi pondasi bagi pembangunan ekonomi daerah.
Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan sistem manajemen K3 secara konsisten dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam membangun budaya keselamatan kerja di seluruh sektor industri. (Red)
