DPD Golkar Muaro Jambi Gelar Konsolidasi, H. Asikin Tekankan Soliditas Kader

MUARO JAMBI, BITNews.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi menggelar rapat konsolidasi dan persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) serta Musyawarah Kecamatan (Muscam), Sabtu (9/5/2026), di Kantor DPD Partai Golkar Muaro Jambi.

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Muaro Jambi terpilih, H. Asikin, dan dihadiri jajaran pengurus DPD, kader Partai Golkar, serta pimpinan kecamatan se-Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga :  Polda Jambi Bersama Forkopimda Ikuti Vicon Rapat Lintas Sektoral Ops Ketupat Tahun 2021

Dalam pertemuan itu, pengurus membahas program kerja Partai Golkar tahun 2026 sekaligus persiapan teknis pelaksanaan Muscam di seluruh kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi.

H. Asikin menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat konsolidasi internal partai sebagai langkah menghadapi agenda organisasi maupun politik ke depan.

“Rapat hari ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh kader Partai Golkar Muaro Jambi. Saya ingin seluruh pengurus hingga tingkat kecamatan tetap solid, aktif, dan bekerja bersama membesarkan partai,” ujar H. Asikin.

Baca Juga :  Rakernas APPSI 2023 Bahas Pemilu Damai dan Rencana Kerja APPSI Tahun 2024

Ia juga meminta seluruh kader untuk aktif turun ke masyarakat dan mendengarkan aspirasi warga.

“Kita ingin Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan rakyat. Karena itu, kader harus bekerja nyata dan menjaga marwah partai,” katanya.

Selain membahas Rakerda dan Muscam, rapat tersebut juga menjadi forum evaluasi internal organisasi. Evaluasi dilakukan untuk memperkuat struktur kepengurusan di tingkat kecamatan agar roda organisasi berjalan lebih aktif dan terorganisir.

Baca Juga :  Pendaftaran Kelas Yamaha Engineering School Jambi Tahun 2026 Kembali Dibuka

Melalui rapat konsolidasi tersebut, DPD Partai Golkar Muaro Jambi menyatakan komitmennya untuk memperkuat soliditas kader dan organisasi dalam menghadapi agenda politik serta pembangunan daerah ke depan. (*)