Fadhil Arief Sosialisasikan Seleksi PPPK 2024 di Aek Meliuk: 3.729 Formasi Dibuka untuk Batanghari

BATANGHARI,BITNews.id – PNS dan PPPK menjadi profesi idaman bagi sebagian orang. Kini, setelah disahkannya RUU ASN menjadi UU ASN 2023, keduanya memiliki hak setara.

Di Kabupaten Batanghari sendiri, Bupati Muhammad Fadhil Arief pernah mengatakan, akan berupaya untuk mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK.

Hari ini, di objek wisata Aek Meliuk yang ada di Kota Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi tampak ramai.

Ternyata di Aek Meliuk tersebut ada kegiatan senam bersama sekaligus osialisasi Kebijakan dan Tata Cara seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Batanghri tahun 2024.

Baca Juga :  PPM, Program SKK Migas-KKKS yang Berikan Dampak Positif bagi Masyarakat Provinsi Jambi

Kebijakan Kemenpan RB Nomer 347 tahun 2024 tentang mekanisme seleksi PPPK tahun 2024, yaitu; calon PPPK hanya dapat melamar di instansi tempatnya bekerja dan tidak dapat melamar di instansi luar/Kabupaten lain (Diktum V Kemenpan RB).

Salah satu syarat pendaftaran PPPK adalah surat keterangan yang bersangkutan telah bekerja minimal 2 (dua) tahun tidak terputus dari kepala OPD (Diktum 11 Kemenpan RB).

Baca Juga :  KPA Wilayah Jambi Kecam Tindakan Premanisme PT FPIL terhadap Serikat Tani Kumpeh

Formasi PPPK yang di buka Kabupaten Batanghari berjumlah 3.729 formasi dengan kondisi real PTT Kabupaten Batanggari berjumlah 2.927 orang.

Pada kesempatan ini, Bupati Fadhil Arief berharap, dengan meningkatnya status sosial kawan PTT ke depan menjadi PPPK seyogyanya etos kerja dan semangat kerja juga harus meningkat.

“Pemerintah sudah berupaya untuk lebih baik dari sebelumnya. Dan juga untuk para calon PPPK, Bupati mengingatkan akan tertibnya administrasi dan teliti dalam waktu pendaftaran seleksi PPPK, karena kesalahan proses upload akan berdampak tidak baik bagi calon PPPK tersebut,” ungkapnya Fadhil Arief.

Baca Juga :  BPS Provinsi Jambi Undang Komisi Informasi Jambi Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Kembali Fadhil Arief menyampaikan, kepada kurang lebih 800 PTT yang belum mencapai 2 tahun masa kerja harap bersabar dan selalu berfikir positip, karena Pemerintah Kabupaten akan berupaya untuk lebih baik dalam status sosial dan penghidupan kemudian harinya. (adv)