KAUR,BITNews.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Ulak Lebar, Kecamatan Sawung, Kabupaten Kaur, terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui peningkatan layanan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. Program tersebut difokuskan pada balita, ibu hamil, serta kelompok lanjut usia, Selasa (23/12/2025).
Kepala Desa Ulak Lebar, Jonsi Herawansa, mengatakan pencegahan stunting menjadi prioritas pemerintah desa sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
“Kami ingin memastikan setiap anak di Desa Ulak Lebar mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Selain itu, pemenuhan gizi bagi lansia juga menjadi perhatian kami,” ujar Jonsi.
Menurut dia, langkah konkret pencegahan stunting dilakukan melalui optimalisasi kegiatan posyandu sebagai sarana pemantauan kesehatan ibu dan anak sejak dini.
Jonsi juga berharap Dinas Sosial Kabupaten Kaur dapat memperketat pengawasan terhadap peserta Program Keluarga Harapan (PKH), khususnya ibu hamil dan balita, agar rutin mengikuti kegiatan posyandu.
“Peserta PKH yang memiliki balita dan ibu hamil wajib aktif mengikuti posyandu. Posyandu merupakan garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu,” katanya.
Selain itu, Jonsi meminta agar pendamping PKH terlibat langsung dalam setiap kegiatan posyandu guna memastikan kehadiran peserta sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga penerima manfaat.
“Pendamping PKH memiliki peran strategis untuk memberikan pemahaman, motivasi, dan pendampingan agar masyarakat benar-benar memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Desa Ulak Lebar juga berencana menggandeng tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat untuk memberikan penyuluhan terkait gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat, serta pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, Dinas Sosial, pendamping PKH, dan masyarakat, Jonsi optimistis angka stunting di Desa Ulak Lebar dapat ditekan secara signifikan.
“Kami yakin dengan kerja sama semua pihak, upaya pencegahan stunting dapat berjalan efektif demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (Esda)
