JAMBI, BITNews.id – Setelah melalui rapat Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Provinsi Jambi di Gedung Mahligai lantai 12, terpilihlah H. Khairul Suhairi, S.E.,M.M sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum TJSLBU Provinsi Jambi di Gedung Mahligai lantai 12, Kamis (20/7).
Rapat yang dipimpin oleh M. Arif Budiman, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi, menyepakati bahwa siapa pun yang menjabat sebagai Direktur Utama Badan Usaha yang merupakan anggota TJSLBU Provinsi Jambi akan secara otomatis menjadi Plt. Ketua Umum hingga masa jabatan berakhir pada tahun 2027 mendatang.
EGM Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Jambi, Siswanto, yang juga menjadi Wakil Pimpinan Rapat, menjelaskan bahwa keputusan untuk memasukkan badan usaha, bukan personal, sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal TJSLBU Provinsi Jambi diambil karena badan usaha tetap akan melekat selama berdirinya. Namun, orang yang ditunjuk oleh badan usaha untuk menjabat sebagai Ketua Umum atau Sekretaris Jenderal dapat mengalami rotasi.
H. Khairul Suhairi, S.E.,M.M, yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur Utama Bank Jambi, berharap bahwa kehadiran TJSLBU Provinsi Jambi bukan hanya sekadar forum berkumpul, tetapi akan memberikan manfaat yang nyata bagi pembangunan Provinsi Jambi. Ia juga mengundang masukan dari para ahli untuk meningkatkan kualitas forum ini.
“Forum ini harus berkontribusi secara positif bagi masyarakat Jambi, dan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam forum diharapkan lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan di daerah,” kata H. Khairul Suhairi, S.E.,M.M.
Keterbukaan dan kolaborasi yang baik dengan seluruh pihak diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi Provinsi Jambi. H. Khairul Suhairi, S.E.,M.M, menekankan bahwa ia siap berkomunikasi dengan siapa pun setiap saat guna mewujudkan tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di daerah ini.
Melalui kepemimpinan H. Khairul Suhairi, S.E.,M.M, TJSLBU Provinsi Jambi diharapkan akan semakin berperan aktif dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah ini. (Toy)
