Hadirkan Konektivitas antara Sumsel dan Jambi, HKI Bangun Tol Betung-Jambi Seksi 1B dengan Progres Mencapai 31 Persen

BITNews.id – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dikerjakan, termasuk Proyek Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1B yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Per akhir Juni 2026, progres jalan tol ini telah mencapai 31%. Nantinya, jalan tol ini akan menghubungkan Kecamatan Babat Supat dan Kecamatan Tungkal Jaya dengan panjang 31,58 kilometer.

Direktur Operasi III HKI Defi Adrian, menyampaikan bahwa pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B merupakan bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya antara Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Jambi.

“HKI berkomitmen menyelesaikan pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja serta prinsip konstruksi berkelanjutan. Kehadiran ruas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar,” ujar Defi.

Baca Juga :  Mati Lampu Sejak Sore Hari, Warga : Bagai Kampung Tak Berpenghuni

Tol Betung–Jambi Seksi 1B merupakan bagian dari Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi yang akan meningkatkan konektivitas dari wilayah Betung menuju Tempino dan Jambi. Saat ini, perjalanan melalui jalan lintas dari Betung menuju Jambi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dalam kondisi lalu lintas lancar, dan dapat mencapai tiga hingga empat jam ketika terjadi kemacetan. Setelah jalan tol beroperasi, waktu perjalanan pada ruas tersebut diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 30 menit.

Baca Juga :  53 KPM Desa Koto Kandis Terima BLT DD TW I Tahun 2024

Dalam proses pembangunannya, HKI menerapkan sejumlah teknologi konstruksi, antara lain Building Information Modeling (BIM), fotogrametri, serta load scanner. Penerapan teknologi tersebut digunakan untuk mendukung perencanaan, pemantauan progres, pengukuran volume material, dokumentasi kondisi lapangan, serta pengambilan keputusan berbasis data secara lebih akurat dan efisien.

Defi Adrian juga menyampaikan keterlibatan masyarakat sekitar dalam masa pembangunan ini. “Pembangunan tol ini turut melibatkan masyarakat lokal melalui penyerapan tenaga kerja sesuai kompetensi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai pemasok makanan, minuman, dan material pendukung, serta penggunaan jasa lokal untuk sejumlah pekerjaan, seperti penanaman solid sodding. HKI juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan aparat setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area proyek,” imbuh Defi.

Baca Juga :  Soal Pengaturan Angkutan Batu Bara, Juwanda: Pengusaha Tak Bisa Lepas Tangan

Proyek pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B ditargetkan selesai pada tahun 2027. Kehadiran ruas ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas Sumatra Selatan dan Jambi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah sekitar. (*)