Heboh, Warga Temukan Tulang-belulang Manusia di Pesisir Pantai Sadu Tanjabtim

TANJABTIM,BITNews.id – Warga Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, digegerkan oleh penemuan kerangka manusia di pesisir pantai pada Rabu (25/3/2026) sore.

Kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ambo Senang saat mencari kepiting di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 15.30 WIB, Ambo mencium bau menyengat seperti bangkai. Karena penasaran, ia kemudian menelusuri sumber bau dan menemukan kerangka manusia di area pesisir pantai.

Baca Juga :  Pikat Masyarakat Jambi, Sinsen Resmi Luncurkan Skutik Premium Fashionable New Honda Stylo 160

Ia segera kembali ke rumah dan melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Dusun I Desa Sungai Sayang, Ambo Angke, sekitar pukul 18.00 WIB. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Sadu Iptu Erwin Susanto, mewakili Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

“Kami bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan area penemuan,” ujar Iptu Erwin.

Baca Juga :  Kasrem 042/Gapu Pimpin Acara Laporan Korps Perwira Periode 1 April 2024

Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, kondisi jenazah sudah berupa kerangka. Saat ditemukan, kerangka tersebut masih mengenakan baju lengan panjang berwarna abu-abu dengan bagian lengan berwarna ungu.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Jenis kelamin korban juga belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah yang sudah menjadi tulang-belulang.

Selain itu, belum ada laporan dari warga setempat maupun masyarakat Kecamatan Sadu yang merasa kehilangan anggota keluarga.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Jambi Sepakati 11 Ranperda Dijadikan Propemperda 2024

Lokasi penemuan berada sekitar 2 kilometer dari permukiman warga, di area pesisir yang relatif sepi.

Polisi menemukan barang bukti berupa satu helai baju lengan panjang yang masih melekat pada kerangka. Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematian.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan ini agar segera melapor ke pihak kepolisian,” kata Iptu Erwin. (Arm)