Kartini Muda Jadi Pelopor #Cari_Aman Lewat “Zen on Wheels” Sinsen

JAMBI,BITNews.id – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) bersama Ditlantas Polda Jambi menggelar seminar keselamatan berkendara bertajuk “Zen on Wheels” di Universitas Muhammadiyah Jambi, Selasa (21/4/2026), dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Kegiatan ini menyasar mahasiswi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan perempuan, sekaligus mendorong peran generasi muda sebagai pelopor tertib lalu lintas.

Baca Juga :  Pemkab Muaro Jambi Tingkatkan Layanan Publik dan Salurkan Bantuan untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Seminar menghadirkan Instruktur Safety Riding Sinsen, Agung Sanjaya, yang memberikan materi terkait pentingnya menjaga ketenangan dan fokus saat berkendara guna meminimalkan risiko kecelakaan.

“Melalui semangat Hari Kartini, kami mengajak mahasiswi untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara dengan memulai dari diri sendiri, yakni tetap tenang dan fokus saat berkendara,” ujar Agung.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar berkendara aman, cara mengurangi potensi kecelakaan, serta pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara sesuai standar keselamatan.

Baca Juga :  Buka Rakorda PABPDSI, Gubernur Al Haris Perjuangkan Insentif BPD

Kegiatan ini turut melibatkan komunitas Ladies Bikers Jambi sebagai bentuk sinergi dalam mengampanyekan keselamatan berkendara bagi perempuan di Kota Jambi.

Assistant Manager Marketing Communication Sinsen, Frank Setia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus menghadirkan kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara, khususnya generasi muda,” katanya.

Baca Juga :  Viral di TikTok, Pria di Ciamis Keluhkan Gangguan Penglihatan Pasca Pemberian Obat

Sebagai penutup, peserta bersama komunitas Ladies Bikers Jambi mengikuti kegiatan city rolling menuju Museum Siginjai sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah diberikan. (*)