JAMBI,BITNews.id – Lapas Kelas IIA Jambi melanjutkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pelatihan membatik. Program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.
Pelatihan yang berlangsung di workshop pembinaan tersebut diikuti oleh WBP yang memiliki minat dalam seni kriya. Mereka dilatih mulai dari pembuatan pola, teknik mencanting, pewarnaan, hingga proses penyelesaian untuk menghasilkan kain batik berkualitas.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Jambi, Jailani, mengatakan bahwa pelatihan membatik menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan kemandirian.
“Pembinaan melalui membatik kami jalankan secara berkesinambungan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter WBP agar lebih sabar, teliti, dan kreatif,” ujar Jailani.
Selanjutnya, Kasubsi Sarana Kerja Lapas Jambi, David Gokma Evendy Marbun, menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan sarana pendukung agar proses produksi batik semakin optimal.
“Kami memfasilitasi kebutuhan sarana kerja agar kegiatan membatik berjalan maksimal. Hasil batik WBP kini lebih rapi dan memiliki nilai ekonomis, sehingga menambah semangat mereka untuk berkarya,” jelas David.
Lapas Kelas IIA Jambi berharap keterampilan membatik dapat menjadi bekal penting bagi WBP untuk memasuki dunia kerja serta memperkuat proses reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana. (Red)
