BITNews.id – Penembakan yang dilakukan Suku Anak Dalam terhadap Satpam perusahaan di Kabupaten Sarolangun akan segera diproses oleh Polres.
Dalam penembakan tersebut, diketahui menggunakan senjata api kecepek laras panjang. tiga satpam PT SMKE itu mengalami luka tembakan dibagian tangan dan kaki, sampai sekarang korban masih dirawat di Rumah Sakit Abundjani Bangko.
Terkait penembakan yang dilakukan SAD, Waka Polda Jambi, Brigjen Pol Yudawan Roswinarso mengatakan saat ini korban berada di Rumah Sakit Bangko dan kepolisian akan memeriksa para saksi serta mengharapkan masyarakat diharapkan tetap tenang.
“Semua akan kita pantau dan perkara tersebut menjadi atensi buat kita semua dan apa permalahannya,” ujarnya.
Yudawan menyebutkan, Sudah berkomunikasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun dalam memproses SAD dan sesuai dengan prosedur langkah langkahnya.
“Kita menurunkan langsung Wadirkrum Polda Jambi, AKBP Trisaksono Puspo Aji dan Dir Intelkam Polda Jambi, Kombes Pol Bondan, untuk melihat penanganannya dan mengecek perkembangan temasuk sudah mengirim dari Warsi untuk bisa menjembatani dengan SAD,” jelasnya senin 1 november 2021.
Terpisah, Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono mengatakan terkait 3 satpam ditembak akan melakukan langkah langkah yang mungkin harus menyesuaikan dengan kondisinya dan upaya penegakan hukum secara tegas dengan aturan.
“Kita akan melakukan dengan cara cara persuasif dan mengajak temenggung yang kami anggap sebagai ketua adat SAD untuk mengajak pelaku segera hadir ke Polres atau ke Polsek terdekat,” ucap Kapolres Sarolangun
Diketahui, untuk saat ini personel di lokasi penembakan tepatnya di Kecamatan air hitam, Sarolangun sudah ada bergabung dari rekan-rekan TNI, Polri dan intansi lainnya sudah bergabung di lokasi kejadian. (*/deni)
