JAMBI, BITNews.id – Kota Jambi kembali diresahkan oleh aksi tawuran antar geng motor yang terjadi pada Jumat siang (22/11/2024) di kawasan Tanjung Lumut dan Simpang Gatot Subroto. Insiden ini menambah daftar panjang konflik serupa yang sempat viral beberapa hari sebelumnya.
Tim Satreskrim Polresta Jambi bergerak cepat melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut dan berhasil mengamankan 32 orang yang diduga terlibat dalam tawuran.
Barang bukti berupa celurit, panah, golok, tombak, tongkat golf, serta beberapa sepeda motor yang digunakan dalam aksi tersebut juga turut diamankan.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sebagian besar pelaku tawuran masih berstatus pelajar. Motif utama aksi tersebut diduga berasal dari provokasi di media sosial yang kemudian memicu aksi saling serang antar geng motor.
Wakapolresta Jambi, AKBP Nurhadiansyah, dalam konferensi pers menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil untuk menanggulangi tawuran ini.
“Kami dari Polresta Jambi telah melakukan berbagai upaya, mulai dari langkah preventif seperti sosialisasi dan pembinaan di sekolah-sekolah hingga patroli pada jam-jam rawan. Namun, semua upaya ini kurang maksimal tanpa dukungan dari orang tua dan pihak sekolah,” ungkapnya, Selasa (26/11/2024).
Ia juga menyebutkan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan melalui dua pendekatan. Selain upaya penegakan hukum melalui sistem peradilan pidana, Polresta Jambi juga membuka kemungkinan pendekatan restoratif justice untuk menyelesaikan kasus ini secara damai. . (Yan)
