KEPRI, BITNews.id – Pasangan calon (Paslon) Walikota Tanjungpinang, Rahma, menegaskan komitmennya untuk menolak praktik politik dinasti selama masa kepemimpinannya.
Pernyataan ini disampaikannya dalam konferensi pers usai debat calon walikota yang digelar pada Sabtu malam (19/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Rahma menjelaskan bahwa tekadnya untuk menjauhi politik dinasti adalah bentuk keikhlasan dalam pengabdian kepada masyarakat, bukan untuk kepentingan memperkaya diri, keluarga, atau kelompok tertentu.
“Kepemimpinan seharusnya didasarkan pada pengalaman dan kematangan, bukan pada hubungan keluarga,” ujarnya.
Rahma juga menekankan pentingnya mempersiapkan estafet kepemimpinan yang baik, yang seharusnya diisi oleh figur yang matang dan berpengalaman, bukan oleh kerabat terdekat.
“Kepemimpinan haruslah dari figur yang memiliki pengalaman dan kemampuan, bukan hanya karena hubungan keluarga,” tegasnya.
Dengan pernyataan ini, Rahma berharap dapat memberikan contoh kepemimpinan yang lebih baik dan transparan bagi masyarakat Tanjungpinang. (Spn)
