Respon Terhadap Kritik Publik, Begini Penjelasan Kepala UPTD ALKAL Tanjabtim

TANJABTIM, BITNews.id – Kepala UPTD Alat dan Peralatan (ALKAL) Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Al Qodrial, angkat bicara menanggapi berbagai kritik yang dilayangkan masyarakat terkait lambannya penanganan kerusakan jalan di sejumlah wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Al Qodrial menegaskan bahwa, pihaknya tidak tinggal diam dan telah melakukan penanganan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas dan kondisi di lapangan.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya terus bergerak dalam upaya perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Adjie Serahkan Diri ke Mapolda Jambi

Untuk penanganan di kawasan Simpang Gelis, Al Qodrial menyampaikan bahwa pihaknya telah meletakkan segmen rigid beton di lokasi sebagai bagian dari tahap awal perbaikan jalan.

“Untuk ruas Simpang Gelis, kami sudah melakukan penanganan sejak kemarin. Silakan dikonfirmasi langsung dengan Lurah Bandar Jaya yang menyaksikan langsung alat kami bekerja di lokasi,” ujar Al Qodrial saat dikonifrmasi melalui pesan whatsAppnya. Rabu (7/5/2025).

Terkait wilayah Rantau Rasau, ia menjelaskan bahwa alat berat milik UPTD ALKAL telah diturunkan ke titik kerusakan di kawasan SK 25.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Jambi Berbagi Takjil untuk Pengendara

Ia menambahkan bahwa, tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk proses pencetakan segmen beton yang akan segera dilakukan di wilayah Rantau Rasau

“Untuk wilayah Rantau Rasau, material sudah kami distribusikan dan telah berada di lokasi. Selanjutnya, kami akan segera melakukan proses pengecoran segmen rigid beton dalam waktu dekat,” ujarnya.

Sementara untuk jalan di kawasan Nipah Panjang, pihak nya telah menjadwalkan pengiriman alat dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam dua hari ke depan, alat kami akan sampai dan mulai bekerja di sana,” tambahnya.

Baca Juga :  Didampingi Bakhtiar, Fadhil Arief Rakor Bersama Para Kades, Ini Pesanya

Al Qodrial juga menegaskan bahwa keterbatasan jumlah alat dan luasnya wilayah kerja menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan penanganan kerusakan jalan.

Namun demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus memaksimalkan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami sangat memahami keresahan warga dan terus berupaya menanggapi laporan yang masuk. Kami juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat dan siap bekerja sama dengan pihak kecamatan, kelurahan, maupun DPRD untuk menyusun skala prioritas yang lebih akurat,” tutupnya. (Toy)