Sijago Merah Lahap Belasan Rumah di Tanjabar

BITNews.id – Belasan rumah warga di Jalan Ketapang, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat terbakar.

Peristiwa kebakaran terjadi pada selasa 24 Agustus pukul 08.40 wib, api yang membesar membuat panik masyarakat dan satu jam kemudian, api baru bisa dijinakan oleh tim pemadam kebakaran dan mayarakat.

Kapolsek Tunggal Ilir, Iptu Agung Heru Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan ada kebakaran besar di wilayahnya namun belum belum tau apa penyebab kebakaran.

Baca Juga :  Jasa Raharja Jambi Beri Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi dan Penumpang PO Ratu Intan

“Ya benar ada namun untuk penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Heru menceritakan, awal peristiwa itu diketahui dari seorang saksi bernama M.Jauhari yang saat itu merasakan hawa panas sekali dari dinding rumahnya yang berdempetan dengan rumah tetangga dan iapun langsung melihat kesebelah rumah dan sontak terkejut api besar diruangan tamu.

Baca Juga :  Disiplin dan Bangkitkan Semangat Juang Melawan Covid 19 di Hari Kemerdekaan

“Saat melihat kebakaran itu, Jauhari langsung teriak minta tolong kepada warga ada kebakaran dan warga mengetahui itu langsung dengan cepat mengambil barang dari dalam rumah dan air untuk memadamkan api,” jelasnya selasa, 24 agustus 2021.

Sementara itu, api yang semakin membesar sampai menjalar kerumah warga lainnya, wargapun langsung melapor ke kepihak kepolisian dan pemadam kebakaran.

Tampak dilapangan yang bertugas untuk memadamkan api dari Dinas Damkar dan Yayasan Budhi Luhur dengan menggunakan 4 Unit Mobil Pemadam serta 3 Unit Mesin Portable bersama Personel Polres Tanjab Barat, Kodim 0419 Tanjab, Satpol PP dan BPBD Tanjab Barat melakukan pemadaman dan satu jam kemudian api baru bisa dipadamkan.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Adirozal Serahkan Berbagai Piagam Penghargaan

“Sekitar pukul 09.40wib api baru bisa dipadamkan sedangkan jumlah rumah hangus terbakar ada 11 rumah semi permanen dan empat bedeng sedangkan korban jiwa tidak ada,” katanya. (nst)