Siswa SMP Tenggelam Terbawa Arus di Sungai Batanghari

JAMBI, BITNews.id – Malang Nasib seorang siswa SMP di Kota Jambi inisial M (15 tahun) tenggelam di sungai batanghari saat setelah pulang main futsal bersama temannya. Selasa (22/3/2022). sore sekitar pukul 17.45 WIB.

Informasi dihimpun, lokasi tenggelamnya korban diketahui tepat di dermaga dekat Markas Dit Polairud Polda Jambi. Pihak Basarnas dan Polairud yang mengetahui peristiwa itu langsung melakukan pencarian.

Humas Basarnas Jambi, Lutfi saat dikonfirmasi membenarkan ada seorang Siswa SMP tenggelam di sungai batanghari yang saat itu sama-sama mandi bersama temannya dan saat ini tim masih melakukan pencarian.

Baca Juga :  Hadiri Indonesia’s Geopark Leader Forum, Al Haris Tegaskan Komitmen Jambi dalam Pengembangan Geopark

Lutfi mengatakan, sebelum kejadian, korban awalnya datang ke dermaga bersama temannya sebanyak dua orang yang didampingi langsung oleh guru korban dan saat sampai didermaga, teman korban langsung meloncat ke sungai mau mandi dan korban melihat juga ikut melompat mandi dan karena arus aliran sungai kuat korban dan temannya terbawa arus namun secara tiba-tiba korban langsung lemas.

Baca Juga :  Masyarakat dan Polresta Jambi Bersinergi dalam Membangun Kampung Bebas dari Narkoba

“Saat ketiga siswa mandi, mereka terbawa arus sungai ke arah Gentala namun tidak jauh dari dermaga, teman korban melihat korban lemas dan langsung minta tolong,” jelasnya.

Lutfi menyebutkan, saat teman korban minta tolong karena korban M terlihat lemas, guru pun ikut mau menolong namun guru korban pun ikut nyaris tenggelam dan warga langsung menyelamatkan.

“Teman korban sempat menarik pakai tangan namun terlepas dan guru korban yang ingin mau menolong juga ikut diselamatkan warga karena terlihat lemas dalam air,”terangnya.

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Event F1 Powerboat, Polda Sumut Siapkan 1.170 Personil

Lutfi mengatakan, melihat dari lokasi kejadian, tim basarnas dan ditpolairud sampai menurunkan alat pendeteksi dalam air dan saat di cek dalam komputer ada sesuatu terlihat yang diduga korban namun karena malam, rabu pagi, 23 maret 2022 pencarian dilanjutkan.

“Saat ini tim gabungan masih stanbai dilokasi kejadian dan besok pagi dilankan kembali pencarian,” katanya. (Nst)