Tim ERT NBT Coal Group Siaga Hadapi Karhutla 2026

JAMBI, BUTNews.id – Memasuki musim kemarau 2026, NBT Coal Group memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

NBT Coal Group merupakan perusahaan tambang batu bara di Provinsi Jambi yang menaungi tiga pemegang IUP yaitu PT Anugerah Jambi Coalindo, PT Sinar Anugerah Sukses dan PT Bakti Sarolangun Sejahtera.

Direktur perusahaan Kameswara Helly mengatakan, langkah ini dilakukan dengan menyiagakan Emergency Response Team (ERT) yang diperkuat personel firefighter terlatih serta dukungan kendaraan dan peralatan pemadaman.

Kesiapsiagaan tersebut juga dibuktikan melalui respons cepat ERT NBT Coal Group saat menangani karhutla di Kabupaten Sarolangun, Jambi, Senin (17/8/2026).

Baca Juga :  Al Haris Ajak Perusahaan Tetap Perhatikan Lingkungan Hidup

Kebakaran terjadi di kawasan Pauh, tepatnya di seberang Embung Beluru, Kecamatan Pauh. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima sekitar pukul 15.54 WIB.

Mendapat laporan, ERT NBT Coal Group langsung memobilisasi tujuh personel menuju lokasi. Tim membawa satu unit water truck dan tiga kendaraan light vehicle (LV) untuk mendukung proses penanganan.

Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu dengan sigap melakukan asesmen untuk mengetahui titik api serta arah penyebaran kebakaran. Pemadaman kemudian dilakukan menggunakan water truck, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Dalam penanganan tersebut, ERT NBT Coal Group juga berkoordinasi dengan Polsek Pauh, tim penanggulangan karhutla setempat, serta pihak puskesmas.

Baca Juga :  Wabup Tanjabtim Minta Perusahaan Bantu Perbaikan Jalan

Setelah api berhasil dipadamkan, personel ERT tidak langsung meninggalkan lokasi. Tim melakukan monitoring dan patroli guna memastikan tidak ditemukan kembali titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Selain respons terhadap kejadian, kesiapsiagaan menghadapi karhutla, ERT NBT Coal Group juga rutin melaksanakan apel kesiapsiagaan serta pemeriksaan sarana dan prasarana untuk memastikan personel, kendaraan, dan seluruh peralatan pemadaman berada dalam kondisi siap digunakan.

Tim ERT juga terus berkoordinasi dengan Manggala Agni dalam mengantisipasi dan merespons potensi karhutla, baik di sekitar wilayah operasional maupun wilayah Kabupaten Sarolangun secara umum.

Baca Juga :  Pembangunan Talut di Sawentar Blitar Tanpa Papan Informasi, Warga Pertanyakan Transparansi

Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari komitmen NBT Coal Group dalam mencegah karhutla sekaligus memastikan respons dapat dilakukan secara cepat ketika terjadi kebakaran.

Dengan dukungan personel terlatih, water truck, kendaraan operasional, serta peralatan pemadaman, ERT NBT Coal Group memastikan seluruh sumber daya tetap dalam kondisi siaga untuk merespons apabila kembali ditemukan potensi kebakaran di wilayah sekitar.

“Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencegahan dan penanganan karhutla sekaligus menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat selama musim kemarau 2026,” lanjut Helly. (*)