BITNews.id – Seorang peneliti flora dan Fauna Internasional tenggelam di Sungai Langkup, Desa Renah Kemumuh Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin. Jumat, (15/10/21).
Korban diketahui bernama Hendar (52), warga Muko-Muko Bengkulu, tenggelam saat mencari Keberadaan harimau Sumatera. Namun saat menyeberangi sungai bersama empat rekannya korban terpeleset dan hanyut lalu tenggelam.
Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang peneliti flora dan Fauna Internasional yang tenggelam di sungai Langkup.
“Ya benar ada seorang peneliti yang jatuh dan tenggelam saat mencari Harimau yang merupakan anggota peneliti flora dan Fauna Internasional, saat ini tim Basarnas dan anggota Polsek setempat sedang melakukan pencarian,” ujarnya, Sabtu (16/10/21).
Hal senada dikatakan Kepala Kantor Basarnas Jambi, Abdul Malik. Ia
membenarkan ada tim peneliti flora dan fauna yang terjatuh ke sungai.
“Kejadiannya jumat (15/10), sedangkan tim Basarnas mendapatkan informasi sabtu pagi, (16/10) dan langsung turun ketempat kejadian,” tuturnya.
Abdul menyebutkan, pihak nya terlambat mendapatkan informasi karena jaringan seluler yang sulit dijangkau, sehingga tim dari flora dan fauna pergi melaporkan ke Basarnas, kemudian tim dari POS SAR Kerinci langsung diberangkatkan.
“Semoga korban yang tenggelam segera ditemukan. Dalam pencarian tim juga membawa peralatan seperti Rescue Car, Peratalan Water Rescue, Peralatan Medis, dan Hp Satelit dikarenakan daerah tersebut memang tidak ada jaringan,” pungkasnya. (Nst)
