Tim Pengabdian Masyarakat Dosen UNJA Lakukan Pemberdayaan di Desa Laboraturium Terpadu Mekar Jaya

JAMBI, BITNews.id – Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Universitas Jambi melakukan kegiatan pemberdayaan di Desa Laboraturium Terpadu Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang berjalan dari bulan Juli hingga November 2023.

Tim pengabdian ini terdiri dari Dr. Dwi Suryahartati, S.H., M.Kn, Dr. Ahmad Nur Budi Utama, S.E, MM, Windarto, S.Kom, M.SI, Andi Najemi, S.H., M.H, dan Pahlefi, S.H., M.Kn.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Provinsi Gelar Rapat Kerja dengan Direksi Bank Bengkulu

Kegiatan ini bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dan Optimalisasi Pemanfaatan Hak Indikasi Geografis Kopi Liberika Komposit Tungkal.”

Sejalan dengan semangat “merdeka belajar”, mahasiswa Universitas Jambi di Desa Laboratorium Terpadu belajar konsep teori dan praktek lapangan yang terkait dengan keberlanjutan, biodiversitas, dan tanggung jawab sosial.

Mereka memiliki kesempatan unik untuk mengalami sendiri bagaimana pendidikan dapat membawa perubahan positif dalam masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Desa Laboratorium Terpadu di Universitas Jambi adalah bukti nyata dari dedikasi universitas Jambi dalam memberikan pendidikan yang bermakna dan memberdayakan generasi masa depan untuk menjadi pemimpin yang peduli pada lingkungan dan masyarakat,” ungkap Dr. Dwi Suryahartati, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Selasa (17/10/2023).

Baca Juga :  Prioritaskan Tenaga Honorer yang Lama Mengabdi, Fadhil Arief Upaya Diangkat Jadi PPPK di Tahun 2024 Ini

Sementara itu, Lurah Mekar Jaya, Zainal Abidin, S.Pd, menyambut baik kegiatan ini, menyebutnya sebagai simbiosis mutualisme yang memberi manfaat bagi universitas, desa, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilanjutkan dan programnya ditingkatkan,” tambahnya.

Hariadi, Pengurus Koperasi dan Pelaku Usaha UMKM Gerai Meja, berbagi pengetahuan dan pengalaman belajar kepada mahasiswa. Mereka diberi bekal tentang kewirausahaan dan kepemimpinan.

Baca Juga :  Polda Jambi Raih Juara Pertama Lomba E-Rohani pada Malam Apresiasi Kreasi 'Setapak Perubahan Polri'

Kegiatan ini juga memberikan edukasi hukum terkait perlindungan dan pemanfaatan hak indikasi geografis serta strategi perluasan pemasaran melalui platform online dan e-commerce.

“Kopi Liberika Komposit, dengan Hak Indikasi Geografisnya, harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Keberadaannya dapat memberikan dampak positif pada aspek sosial, ekonomi, pariwisata, dan pendidikan di Kecamatan Betara yang memiliki potensi besar yang harus diperkenalkan dan dikembangkan,” tutupnya. (Hn)