Kodam XVIII/Kasuari Gelar Bimtek Penatausahaan BMN dan Aplikasi Siman V2 Gelombang II TA. 2024

BITNews.id – Kodam XVIII/Kasuari kembali mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) dan Aplikasi Siman Versi (V) 2 Gelombang II Tahun Anggaran (TA) 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mengelola BMN secara efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bimtek yang dilaksanakan di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (23/10/2024) ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Mereka dilatih untuk memahami tata cara penatausahaan BMN yang benar, sekaligus diajarkan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (Siman) Versi 2 yang sudah diperbarui sesuai regulasi terbaru.

Baca Juga :  ASN Polri Polda Jambi Ikuti Pelaksanaan Sosialisasi Tentang Netralitas ASN

Bimtek ini berlangsung selama dua hari dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta simulasi penggunaan aplikasi. Para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam keseharian tugas mereka, serta menjadi agen perubahan di masing-masing satuan. Tim dari Mabesad yang hadir diketuai oleh Kolonel Cpl Reki Feriyanto selaku Paban IV/BMN (Slogad).

Baca Juga :  Polda Jambi Imbau Masyarakat Hindari Penggunaan Petasan di Malam Pergantian Tahun Baru

Aslog Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Czi Budi Pamudji, S.E., saat membacakan amanat Pangdam XVIII/Kasuari, menyampaikan bahwa bimbingan teknis penatausahaan BMN dan aplikasi Siman V2 ini merupakan upaya untuk meningkatkan koordinasi dan penyamaan persepsi terkait proses RKBMN di lingkungan TNI AD.

“Selain itu ini sebagai langkah awal terwujudnya 3 T yaitu tertib fisik, tertib administrasi dan tertib hukum sehingga permasalahan yang dialami oleh masing-masing satuan terkait pengelolaan Barang Milik Negara dapat segera diatasi dengan baik,” ucapnya.

Baca Juga :  Silaturahmi ke Depati Rencong Telang Pulau Sangkar, Kapolda Jambi Disambut Warga dengan Upacara Adat

Selanjutnya, data BMN yang berasal dari pihak dalam dan luar diharapkan dalam perolehannya dan pencatatannya harus dalam bentuk yang sah dan benar.

“Dalam rangka mewujudkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara, perlu dilaksanakan pemahaman terhadap tata cara operasional BMN. Selain itu, melalui kegiatan asistensi ini diharapkan para operator BMN satuan dapat melaksanakan tugas secara efektif, efisien dan akuntabel sehingga dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ikut hadir dalam kegiatan ini, Kabekangdam, Kapaldam, Kazidam, Dandenmadam, Kakesdam dan Kahubdam XVIII/Kasuari. (Pendam XVIII/Ksr)