BITNews.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada periode 17 Maret 2026. Total volume kendaraan mencapai 153.823 unit atau naik 78,35 persen dibandingkan kondisi normal, seiring dimulainya arus mudik Lebaran.
Peningkatan trafik terpantau di sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebih awal.
Berdasarkan data Hutama Karya, beberapa ruas tol mengalami lonjakan signifikan. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih mencatat 25.054 kendaraan atau meningkat 102,06 persen. Sementara Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilalui 23.572 kendaraan atau naik 89,71 persen.
Selain itu, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat 27.810 kendaraan atau meningkat 83,58 persen, sedangkan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 mengalami lonjakan tertinggi dengan 9.439 kendaraan atau meningkat 235,55 persen dibandingkan kondisi normal.
Di wilayah Jambi, Tol Betung–Tempino–Jambi mencatat 9.588 kendaraan atau naik 30,61 persen. Sementara Tol Pekanbaru–Dumai dilalui 20.161 kendaraan atau meningkat 41,58 persen.
Adapun ruas tol lainnya seperti Tol Indrapura–Kisaran mencatat 13.232 kendaraan atau naik 58,01 persen, Tol Binjai–Langsa sebanyak 12.953 kendaraan atau meningkat 70,79 persen, serta Tol Padang–Sicincin sebanyak 3.476 kendaraan atau meningkat 89,53 persen.
Untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode mudik, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 mencatat 3.603 kendaraan, sedangkan Tol Palembang–Betung mencatat 4.399 kendaraan.
Hutama Karya mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik.
“Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima,” demikian imbauan Hutama Karya.
Selain itu, pengendara juga diminta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. (*)
