BITNews.id – Mengendarai sepeda motor dalam waktu yang lama tentu menguras banyak energi, apalagi ketika menggunakan moda transportasi darat yang satu ini untuk keperluan perjalanan mudik.
Maka itu, disarankan untuk mengambil waktu beristirahat setiap selepas berkendara 1 hingga 2 jam. Namun, tidak sedikit pemotor yang kerap asal memilih tempat berhenti untuk beristirahat.
Pendiri sekaligus Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan sebaiknya memilih tempat istirahat dengan menimbang faktor keamanan dan keselamatan.
“Istirahat itu penting dalam sebuah perjalanan, lebih-lebih pemotor yang melakukan aktivitas luar biasa yang banyak menyedot energi. Tetapi memilih tempat istirahat sembarangan, maka berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal,” ujar Jusri ketika dihubungi kumparan.
“Ambil waktu istirahat beberapa menit sebelum waktu salat tiba, pada waktu tersebut manfaatkan untuk beristirahat seperti lakukan power nap atau tidur berkualitas selama 15 atau paling lama 30 menit,” imbuhnya.
Selain itu, pemudik juga dapat memanfaatkan fasilitas posko-posko mudik. “Pilih tempat yang banyak orang atau tempat yang mudah mengawasi sepeda motor Anda ketika diparkir, jangan meninggalkan barang di motor, bawa bersama Anda,” terang Jusri.
Sebagai alternatif, SPBU atau Polsek terdekat dapat menjadi alternatif sebagai tempat untuk beristirahat. Sebagai tambahan, Jusri mengimbau kepada para pemudik motor tidak memilih berkendara pada malam hari.
“Pilih waktu yang tepat, pilih waktu yang memiliki visibilitas yang terang yaitu siang hari. Pilih waktu yang memberikan suplai oksigen yang besar yakni dari subuh dan usahakan menjelang buka puasa itu adalah titik terakhir perjalanan untuk berhenti beristirahat,” tutur Jusri.
Polda Metro Jaya akan menyiapkan dua tempat istirahat khusus bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Keduanya akan mulai beroperasi pada hari Senin pekan depan.
“Senin tanggal 25 April sudah berdiri,” Kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (22/4/2022) dalam keterangan resminya.
Kedua rest area tersebut berlokasi di Bekasi dan Tangerang, disebutkan rest area tersebut dapat menampung 400 kendaraan sepeda motor.
“Kedung waringin Bekasi dan Jati Uwung Tangerang. Cukup luas, bisa 300 – 400 motor,” imbuhnya.
Sambodo menjelaskan rest area khusus motor itu dibuka 24 jam. Selain ada fasilitas tempat untuk isoman, juga ada tempat untuk vaksinasi COVID-19.
“Kita buka 24 jam. Tempat istirahat, bensin, mekanik, bengkel, mushola, toilet, makan, minum, kesehatan, vaksin,” tutupnya. (Sumber: kumparan)
