Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Perwakilan Empat Akses Angkutan Wisata Bromo Diskusi Peningkatan Keamanan Transportasi

JATIM, BITNews.id Dalam rangka mendukung kemajuan pariwisata Indonesia, Jasa Raharja bersama Korlantas Polri menggelar diskusi yang dibalut dalam kegiatan bertajuk “Silaturahmi dan Interaksi Bersama Perwakilan Empat Akses Angkutan Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru” pada Rabu (13/09/2023) lalu.

Agenda tersebut dihadiri oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Santyabudi, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, Direktur  Keamanan dan Keselamatan

Korlantas Polri Brigjen Pol. Ery Nursatari, Kepala Balai Besar TNBTS  Hendro Widjanarko, sejumlah Kapolres di Jawa Timur, dan perwakilan empat  akses angkutan wisata Jatim, yakni Paguyuban Jeep Malang, Paguyuban Jeep Pasuruan, Paguyuban Jeep Probolinggo, dan Paguyuban Jeep Lumajang.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, menyampaikan, bahwa salah satu komitmen utama dalam mendukung kemajuan pariwisata nasional adalah dengan menjaga kenyamanan dan keamanan transportasinya.

Baca Juga :  Konsepsi PAM Swakarsa Orde Baru Versus Ide Kritis Jenderal Listyo Sigit

“Tentunya ini yang menjadi concern Jasa Raharja, sehingga kami mendorong kepada pihak terkait untuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan dalam angkutan wisata adalah kendaraan yang aman,” ujar Rivan dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu (16/09).

Selain itu, kata Rivan, aspek lain yang tak kalah penting adalah kesiapan dan kesehatan para pengemudi kendaraan pariwisata. Pengemudi yang sehat, siap secara fisik dan mental, dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik kepada wisatawan.

“Infrastruktur jalan dan akses ke tempat-tempat wisata juga harus terjaga dengan baik sehingga wisatawan dapat mencapai tujuan mereka tanpa kendala,” tambah Rivan.
Rivan.

Baca Juga :  Datuk Nan Tigo, Tiga Datuk Menguasai Marga

Komitmen-komitmen mendasar tersebut akan berdampak besar dalam menjaga keberlangsungan pariwisata Indonesia.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk membentuk safety supporter  community guna mewujudkan jalan,  kendaraan, dan manusia  yang berkeselamatan.

“Kita adalah bagian dari cerita  yang  sedang kita tulis di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini,” ungkapnya.

Menurut Rivan, kolaborasi semua pihak penting dilakukan sehingga berbagai upaya perbaikan dan peningkatan di sektor pariwisata Indonesia akan mudah dicapai.

”Mari kita bersatu dalam menjaga dan  memajukan  pariwisata  khususnya  di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” imbuh Rivan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Firman Shatyabudi, mengatakan bahwa angkutan darat di wilayah Bromo memiliki peran dominan dibandingkan dengan jenis angkutan umum lainnya.

“Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran para operator Jeep dalam mendukung industri pariwisata di objek wisata ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Geopark Merangin Jambi Bukan Proyek Simbolis, Tetapi Program Dunia

Dalam diskusi tersebut, Firman memberikan imbauan kepada para operator angkutan wisata di Bromo Tengger agar memprioritaskan keselamatan sebagai hal yang utama dalam menjalankan usaha mereka.

“Dengan begitu, akan semakin meningkatkan daya tarik destinasi wisata Bromo baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Firman menyampaikan, bahwa keselamatan adalah kunci utama dalam menjaga reputasi dan keberlanjutan pariwisata suatu daerah.

“Dengan perhatian dan komitmen kuat terhadap keselamatan, para operator angkutan pariwisata di wilayah Bromo dapat memastikan bahwa pengalaman wisata para pelanggan mereka tetap aman dan nyaman, sehingga mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di wilayah ini,” imbuhnya. (Humas JR Jambi)