Oleh : Falaqun Nurul Hidayah
Pengaruh Pentingnya Edukasi Dini Terhadap Maraknya Pelecehan Seksual di Masyarakat. Maraknya pelecehan seksual yang terjadi saat ini menjadi rasa ketakutan tersendiri bagi para orang tua yang memiliki buah hati. Bagaimana tidak, kasus kekerasan seksual yang semakin melonjak akhir akhir ini terjadi tidak terduga dilakukan oleh orang terdekat korban.
Menurut Lembaga Perlindungan saksi dan Korban (LPSK) mengungkapkan bahwa kasus kekerasan sosial di Negara ini semakin meningkat.
Dilansir dari detik.com, Wakil Ketua LPSK Livia Istania DF Iskandar, menyampaikan bahwa 70 persen korban kekerasan seksual terjadi oleh orang terdekat. Pelakunya seperti mulai dari ayah kandung, ayah tiri, paman, kakek, kakak, keluarga, dosen, guru, dll.
“70 persen korban kenal dengan pelakunya, mulai dari ayah kandung, paman, kakek, kakak, keluarg, dosen, pejabat negara” ungkap Wakil Ketua LPSK Luvia Istania DF Iskandar, di Kuta, Bandung, Bali, kamis (25/5/2023).
Halnya yang terjadi membuat pentingnya edukasi seks sejak dini memang harus dilakukan. Apalagi peran orang tua dalam hal ini sangatah penting. Walaupun masih banyak dari orang tua hanya merasa ketakutan saja tanpa memberikan edukasi seks kepada anaknya.
Kemungkinan terjadi karena tidak semua orang tua dapat menyampaikan edukasi tersebut pada anaknya. Nah disini peran lembaga – lembaga seperti sekolah, masyarakat, pemerintah, sangatlah penting.
1. Peran Orang Tua, peran orang tua dalam hal ini sangat penting karena memang Pendidikan pertama untuk anak adalah orang tua. Seperti halnya memberikan pemahaman megenai agama, yang berkaitan dengan hal tersebut. Orang tua disini sangat butuh yang namanya informasi tentang pemahaman Pendidikan seksdi sekolah
sebagai bekal Pendidikan bagi anak – anaknya.
2. Peran sekolah, memiliki peran yang penting dalam hal ini. Misal sekolah bisa melalui guru BK yang memberikan Pendidikan tambahan di luar jam sekolah dengan memberikan pemahaman seksualitas, seperti masa pubertas, pemahaman tentang alat reproduksi, bagaimana Ketika anak harus bersikap jika berhadapan dengan lawan jenis. Hal ini sangat penting, karena sekolah merupakan sebuah wadah untuk mereka dalam memperoleh pemaham ilmu.
3. Peran masyarakat, peran tokoh agama maupun tokoh masyarakat seperti RT, RW, Camat dll memiliki peran penting. Jika menemukan sebuah keanehan di dlam lingkungan sosial masyakat maka mereka harus bisa meninjak lanjuti. Seperti terdapat kecurigaan kos, hotel, penginapan, dll yang ada dilingkungan mereka. Selain itu memberikan rehabilitasi bagi pelaku kejahatan seks untuk merubah pola piker mengenai seksualitas.
4. Peran pemerintah, lembaga pemerintahan yang memiliki wewenang besar terhadap negara ini, harus bisa memberikan saksi kepada pelaku seksualitas. Seperti aparat penegak hukum polri maupun polisi disini memiliki andil besar. Juga dengan mengeluarkan Undang – Undang mengenai kasus pelecehan seksual ini. Perlunya sanksi bagi para pelaku pelecehan seksual untuk memberikan efek jera bagi pelakunya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka disini edukasi sangatlah penting untuk menurunkan angka melonjaknya kekerasan seksual yang telah terjadi saat ini. Dan utamanya peran seperti dari lembaga pemerintahan, peran orang tua, sekolah, tokoh masyarakat penting untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan ini.
Karena telah begitu banyaknya dari korban tindak kekerasan seksual ini yang bahkan terjadi dimana – mana dan dilakukan oleh siapa saja. Dari upaya – upaya tersebut saya berharap tingkat kekerasan seksual ini menurun dan berharap tidak akan ada lagi.
Penulis adalah Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya
