BITNews.id – Peristiwa seorang pria yang terseret layang-layang menjadi viral. Momen tersebut semakin mengerikan lantaran sang pria sampai terbang di ketinggian 9 meter.
Kejadian itu direkam oleh warga setempat yang menjadi saksi. Video itu kemudian viral di sejumlah media sosial.
Didalam video tersebut menjelaskan jika peristiwa mengerikan itu terjadi di Point Pedro, Jaffna, Sri Lanka. Dalam video, terlihat seorang pria bergelantungan di tali layang-layang yang berada di ketinggian lebih dari 9 meter.
Peristiwa itu diawali oleh sekelompok pemuda yang sedang bermain layang-layang. Mereka menerbangkan layang-layang raksasa dengan tali panjang pada 20 Desember 2021 lalu.
View this post on Instagram
Setidaknya 7 orang membantu menerbangkan layang-layang tersebut. Mereka kemudian menerbangkan layang-layang seperti pasukan infanteri yang mundur secara kompak. Setelah mengambil tarikan mundur, mereka langsung melepaskan layangan agar bisa terbang. Di sinilah pemuda bernama Nadarasa Manoharan itu menjadi korban.
Saat teman-temannya memegang layangan, Manoharan rupanya bertugas sebagai satu-satunya pemegang tali. Ia pun langsung tertarik ke atas dengan cepat begitu teman-temannya melepaskan layangan.
Manoharan diduga tidak kuat menahan tali layangan itu seorang diri. Akibatnya, ia terbang ke atas dan bergelantungan di tali layangan setinggi 9 meter. Peristiwa itu tentu membuat teman-temannya menjadi panik. Mereka berusaha menarik layangan itu ke Bumi agar Mahoharan bisa ikut kembali menginjakkan kaki di tanah.
Sayang, hembusan angin di lokasi begitu kencang sehingga layang-layang itu terbang semakin tinggi. Situasi ini membuat Manoharan tetap bergelantungan dengan tidak berdaya.
Kondisi Manoharan yang sudah bergelantungan selama 1 menit membuat teman-temannya berusaha keras menurunkan layangan. Terlebih, mereka takut Manoharan tidak kuat menahan beban tubuhnya sendiri dan jatuh dari ketinggian 9 meter.
Beruntung, teman-temannya berhasil menarik layangan itu kembali ke tanah. Manoharan sendiri langsung melepaskan tali begitu layangan sudah berada di ketinggian 4 meter. Aksinya meloncat itu membuat dirinya mengalami cedera ringan. Ia juga terdengar mengerang kesakitan saat teman-temannya bergegas menolongnya.
Seperti dilansir pada suara.com, Manoharan mengaku dirinya enggan melihat ke bawah saat bergelantungan di tali layangan. Ia juga mengakui tidak mengetahui berapa ketinggian layangan saat dirinya melepaskan tali.
Pasalnya, ia nekat melepaskan tali karena tangannya sudah mati rasa. Manoharan pun tidak menyangka dirinya bisa selamat dari kejadian mengerikan tersebut. (*/dn)
