Gubernur Jambi Dorong Investasi dengan Membuka Diri bagi Investor

JAMBI, BITNews.id – Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membuka diri seluasnya dan mendorong investor untuk berinvestasi di Jambi.

Bahkan dikatakan Gubernur Jambi Pemprov melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) siap membuka diri untuk melakukan diskusi terhadap hambatan-hambatan perusahaan yang berinvestasi di Jambi.

Ini dikemukakan Gubernur Jambi Al Haris saat membuka rapat asistensi dan fasilitas penyelesaian permasalahan perusahaan-perusahaan besar untuk menunjang investasi di Jambi yang berlangsung di BW Luxury Hotel Jambi, Jumat (04/08/2023) pagi.

Baca Juga :  Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar Resmi Jabat Kapolda Jambi

“Kita di Jambi juga ada beberapa investasi yang besar modalnya tapi dalam prakteknya mereka belum maksimal untuk target investasi mereka, belum semuanya jalan. Pemerintah melalui Dinas PMPTSP perlu melihat mereka kendalanya apa, apakah Pemerintah yang salah atau mereka yang lambat mencapai investasi mereka,” katanya.

Rapat asistensi dan fasilitas penyelesaian permasalahan perusahaan-perusahaan besar untuk menunjang investasi itu, dikatakan Al Haris sangat perlu untuk mendorong investor mencapai terget investasinya di Jambi.

Baca Juga :  Sidak ke PT BPP, DPRD Inhil Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Reteh

“Inilah forum ini kita buka dengan tujuan jika ada hambatan-hambatan mereka selama ini kita luruskan agar target investasi mereka tercapai. Pemerintah juga ingin mendorong mereka mempercepat proses investasi di Jambi. Harapannya tidak ada kendala, investasi yang kita harapkan investasi yang menguntungkan semua pihak,” tambah Al Haris lagi.

Perkembangan unvestasi di Jambi disebut Al Haris termasuk cukup baik dari target Rp 9,8 triliun hingga saat ini sudah tercapai Rp 6,7 triliun. “Artinya cukup baik pada bulan Juli ini, sudah cukup baik neraca dari pada investasi di Jambi. Ini perlu kita kejar lagi, terima kasih sudah berinvestasi di Jambi,” sebut Al Haris. (Afd/Adv)

Baca Juga :  Perubahan di Bidang Kesehatan, Fadhil Arief Mampu Dongkrak UHC Kepesertaan BPJS Kesehatan Menjadi 96,66 p Persen