BENGKULU,BITNews.id – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, mengatakan bahwa, pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi di Bengkulu.
Menurut Sumardi, PT Pelindo Regional II seharusnya mengambil tindakan khusus agar masalah ini tidak memburuk dan menghambat kapal besar untuk bersandar di pelabuhan tersebut.
“Pendangkalan alur PT Pelindo mengganggu kelancaran ekonomi, khususnya dalam hal jasa bongkar muat di pelabuhan. Hal ini disebabkan karena kapal dengan berat 30 ribu ton kesulitan bersandar di pelabuhan, jika alurnya sudah mencapai kedalaman minus 7, ” tuturnya, Selasa (21/11/2023).

Lebih lanjut, Sumardi menyampaikan bahwa solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan penyedotan alur setiap 3 atau 6 bulan dan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan BUMN.
Dengan demikian, diharapkan akses ekonomi dan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Bengkulu akan lancar dan tidak terhambat lagi.
