Berkomitmen Tingkatkan Pendidikan, Anies Akan Berikan Perlakuan yang Sama bagi Sekolah Swasta dan Negeri

JAMBI, BITNews.id – Calon presiden (capres) nomor urut satu, Anies Baswedan, berkomitmen akan menghentikan diskriminasi terhadap sekolah swasta. Menurutnya, sekolah swasta layak mendapatkan fasilitas selayaknya sekolah negeri.

“Kita ingin agar negara memberikan fasilitas pendidikan swasta itu dapat hak yang sama seperti sekolah pada umumnya,” ujarnya, Kamis (14/12).

Anies sempat mendengarkan curahan dari seorang guru sekaligus ketua yayasan. Kata ketua yayasan itu, saat ada pengangkatan tenaga pengajar, para guru swasta harus keluar dari yayasan dan pindah ke sekolah negeri. Ini membuat guru di sekolah swasta berkurang.

Baca Juga :  Ketua ICSF, Ardi Sutedja Minta Pemerintah dan Stakeholder Berkolaborasi Tingkatkan Keamanan Siber Jelang Pemilu 2024

“Kami menilai itu hal yang tidak perlu karena para guru ini kan mendidik anak bangsa juga. Dilihat juga kan orang tua anak yang sekolah di swasta juga membayar pajak seperti biasa. Justru negara itu harus membantu sekolah swasta,” tuturnya.

Hal inilah yang harus diubah menurut Anies. Ia ingin sekolah swasta mendapatkan perlakuan setara dengan sekolah negeri.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati dan Lima ASN Muba

“Ini salah satu perubahan yang diinginkan kedepannya dan termasuk komitmen untuk meningkatkan infrastruktur sekolah swasta dan negeri agar tidak ada yang dibanding bandingkan lagi. Sehingga semua bisa setara dan bisa meningkat juga,” ujarnya.

Anies berpesan kepada para ketua yayasan dan para guru pondok pesantren di Jambi agar selalu memberikan ruang belajar untuk anak bangsa ini.

Baca Juga :  Kolaborasi Sukses: Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan Kader Lingkungan Belajar Mengelola Sampah di Rumah

“Kami dapat data ada 416 Pondok pesantren di Jambi yang kita terima. Jadi untuk ke depannya para guru swasta dan negeri itu bisa setara,” ujarnya.

Capres nomor urut satu itu, hari ini mengunjungi Pasar Angso Duo Jambi, berdialog dengan mahasiswa dan mahasiswi, melakukan kampanye, hingga bersilaturahmi dengan para ulama. (Sbr/Hn)