Isu Penculikan Anak, Polres Tanjab Barat: Waspada, Jangan Termakan Hoaks!

BITNews.id – Beberapa waktu lalu heboh isu laporan dari warga terkait orang yang dikenal diduga ingin melakukan aksi penculikan terhadap anak SD di Kuala Tungkal. Hal itu ditanggapi langsung oleh pihak Polres Tanjab Barat, bahwa hal itu masih dugaan dan belum terbukti.

Beredar kabar bahwa, ada seorang warga yang sempat melihat orang tidak dikenali masuk ke wilayahnya dan berada di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta 016 Hidayatul Islam, Kuala Tungkal. Diduga hendak melakukan aksi penculikan, lalu digagalkan.

Baca Juga :  Usai Habisi Nyawa Istri, Pelaku Gorok Leher Sendiri saat Hendak Ditangkap Polisi

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, Iptu Septia Intan Putri, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat, namun sewaktu turun ke lokasi serta melakukan penyidikan belum dapat ditemukan bukti valid terhadap orang yang diduga pelaku penculikan anak.

“Menerima laporan dari masyarakat, kami langsung merespon dan turun ke lokasi mencari informasi terhadap warga sekitar tidak ada penculikan, memang sebelumnya ada orang yang dicurigai menggunakan mobil, tapikan kita tidak bisa menduga-duga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Serap Aspirasi Masyarakat Betungan Asri

Saat ditanya mengenai adanya salah seorang murid yang hampir di bawa orang tak dikenal hendak diculik ke mobil, Kasat Reskrim menerangkan setidaknya warga cepat melaporkan dan mengamankan orang yang diduga pelaku tersebut. Namun, ketika berada di lokasi sudah tidak ada lagi.

Dalam hal itu, Iptu Septia menghimbau kepada masyarakat Tanjab Barat, terkhusus Kuala Tungkal untuk orang tua ataupun wali murid serta pihak sekolah tetap waspada dalam menjaga anak saat berada di lingkungan sekolah maupun di luar terlebih saat jam istirahat.

Baca Juga :  Disdik Perpanjang Masa Belajar Daring Siswa, Guru Tetap Diminta Hadir di Sekolah

“Orang tua ataupun pihak sekolah diminta untuk waspada dalam mengawasi anaknya apalagi dengan orang yang tak dikenal, kepada siapa anak pulang atau dijemput dan orang tua juga tidak perlu khawatir untuk menyekolahkan anaknya. Jangan termakan isu, apalagi hoaks yang beredar di sosial media,” pungkasnya. (Bhj)